UT KUPANG GELAR SEMINAR AKADEMIK, DORONG MAHASISWA MANFAATKAN AI SEBAGAI MITRA BELAJAR, BUKAN INSTANT

“AI sebagai Mitra Belajar Mahasiswa: Belajar Cerdas, Bukan Instan.” Kupang, 6 Agustus 2026 – Universitas Terbuka (UT) Kupang terus memperkuat budaya akademik dan literasi digital mahasiswa melalui penyelenggaraan Seminar Akademik bertajuk “AI sebagai Mitra Belajar Mahasiswa: Belajar Cerdas, Bukan Instan.” Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis 6 Agustus 2026 pukul 14.00 WITA, bertempat di Kantor UT Kupang dan secara daring melalui Zoom. Seminar menghadirkan Dr. Imelda Paulina Soko, S.Pd., M.Pd., dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UT, sebagai narasumber. Kegiatan dipandu oleh Regi Keo, mahasiswa Program Studi S1 Akuntansi, sebagai moderator. Seminar ini menjadi ruang akademik bagi mahasiswa untuk memahami perkembangan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI), sekaligus membangun kesadaran bahwa teknologi perlu digunakan secara bijak, kritis, etis, dan bertanggung jawab dalam proses pembelajaran. Dalam konteks pendidikan tinggi terbuka dan jarak jauh, pemanfaatan AI memiliki peluang besar untuk mendukung mahasiswa dalam mencari informasi, memahami konsep, mengeksplorasi ide, melakukan refleksi, serta meningkatkan efektivitas belajar. Namun, AI tidak ditempatkan sebagai pengganti proses berpikir mahasiswa. Prinsip utama yang ditekankan adalah belajar cerdas, bukan instan, dengan tetap mengedepankan kejujuran akademik, kemampuan berpikir kritis, dan kemandirian belajar. Direktur UT Kupang, Dr. Albert Gamot Malau, S.Si., M.Si., menegaskan bahwa perkembangan teknologi digital harus direspons melalui peningkatan kapasitas dan kematangan akademik mahasiswa. “AI perlu kita tempatkan sebagai mitra belajar yang membantu mahasiswa memperluas wawasan dan mengembangkan kemampuan berpikir, bukan sebagai jalan pintas untuk menyelesaikan tugas. Mahasiswa UT harus tetap menjadi pembelajar mandiri yang menjunjung tinggi integritas dan tanggung jawab akademik,” ujarnya. Menurutnya, pemanfaatan AI yang tepat sejalan dengan komitmen UT dalam membangun ekosistem pembelajaran yang inovatif, aksesibel, relevan, dan berorientasi pada kualitas. Pemanfaatan teknologi juga perlu diimbangi dengan kemampuan memverifikasi informasi, mencantumkan sumber secara benar, menjaga orisinalitas karya, serta memahami batas-batas etika dalam penggunaan AI. Kegiatan tersebut sekaligus mencerminkan implementasi budaya kerja KIIARA Universitas Terbuka, yakni Kualitas Unggul, Integritas, Inovatif, Aksesibel, Relevan, dan Akuntabel. Dalam konteks pembelajaran, nilai-nilai tersebut mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan teknologi secara produktif dan bertanggung jawab, sehingga AI benar-benar memberikan nilai tambah bagi proses pendidikan dan pengembangan kompetensi. Melalui seminar akademik ini, UT Kupang menunjukkan komitmennya untuk terus menghadirkan ruang belajar yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, tanpa mengesampingkan nilai-nilai akademik dan karakter mahasiswa. UT Kupang berharap mahasiswa mampu menjadi pengguna teknologi yang cerdas, kritis, berintegritas, dan mandiri, serta siap menghadapi perubahan dunia kerja dan masyarakat digital.

UNIVERSITAS TERBUKA KUPANG MAKSIMALKAN LAYANAN MAHASISWA JELANG PENUTUPAN REGISTRASI MATA KULIAH

Menjelang batas akhir registrasi mata kuliah Semester 2026 Ganjil yang akan ditutup pada 5 Agustus 2026, Universitas Terbuka (UT) Kupang terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada mahasiswa. Tingginya antusiasme mahasiswa yang datang ke Kantor UT Kupang dalam beberapa hari terakhir menjadi bukti meningkatnya kebutuhan layanan administrasi akademik menjelang penutupan masa registrasi. Sejak pagi hingga sore hari, mahasiswa tampak memadati ruang layanan untuk memperoleh berbagai informasi dan pendampingan, mulai dari konsultasi registrasi mata kuliah, aktivasi layanan akademik, penyelesaian kendala administrasi, hingga informasi terkait pembayaran dan proses registrasi yang harus diselesaikan sebelum batas waktu yang telah ditetapkan. UT Kupang memastikan seluruh layanan tetap berjalan secara optimal dengan mengedepankan prinsip pelayanan yang cepat, tepat, ramah, dan profesional. Para petugas pelayanan mahasiswa senantiasa memberikan pendampingan secara langsung kepada setiap mahasiswa agar proses registrasi dapat diselesaikan dengan baik dan sesuai ketentuan akademik. Pelayanan mahasiswa di Kantor UT Kupang dilaksanakan oleh Apryeke Petronia Nuban, S.I.Kom., Lindriyani Mangi, S.Sos., dan Yhoannita Adinda Gaspersz, S.I.Kom. Ketiganya secara aktif memberikan informasi, solusi, serta pendampingan kepada mahasiswa yang mengalami kendala selama proses registrasi. Dengan pendekatan pelayanan yang komunikatif dan responsif, mahasiswa dapat memperoleh kepastian informasi sehingga proses registrasi berjalan lebih lancar. Direktur UT Kupang, Dr. Albert Gamot Malau, S.Si., M.Si., menegaskan bahwa pelayanan kepada mahasiswa merupakan prioritas utama Universitas Terbuka. Menurutnya, setiap mahasiswa berhak memperoleh layanan akademik yang berkualitas sebagai bagian dari komitmen UT dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang terbuka, inklusif, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. “Universitas Terbuka senantiasa berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh mahasiswa. Menjelang penutupan registrasi mata kuliah, kami mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada agar setiap mahasiswa memperoleh pendampingan yang cepat, tepat, dan profesional. Kami juga mengimbau mahasiswa untuk tidak menunggu hingga hari terakhir agar proses registrasi dapat berjalan dengan lancar,” ujar Dr. Albert Gamot Malau. UT Kupang juga mengajak seluruh mahasiswa yang belum melakukan registrasi mata kuliah agar segera menyelesaikan proses registrasi sebelum 5 Agustus 2026. Dengan melakukan registrasi lebih awal, mahasiswa memiliki waktu yang cukup untuk memastikan seluruh mata kuliah telah terdaftar dengan benar serta menghindari kendala teknis yang dapat terjadi menjelang batas akhir registrasi. Komitmen UT Kupang dalam menghadirkan layanan yang prima merupakan bagian dari upaya Universitas Terbuka untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan akademik sekaligus memberikan pengalaman belajar yang nyaman, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan mahasiswa. Dengan semangat melayani, UT Kupang akan terus menghadirkan pelayanan yang profesional, inovatif, dan berkelanjutan guna mendukung keberhasilan studi seluruh mahasiswa.

UT Kupang Hadirkan Registrasi Keliling di Kabupaten Kupang, Permudah Akses Layanan Akademik bagi Masyarakat

Kabupaten Kupang – Universitas Terbuka (UT) Kupang terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan pendidikan tinggi yang mudah diakses melalui program Registrasi Keliling di Kabupaten Kupang. Kegiatan yang berlangsung pada 29–31 Juli 2026 dan dilanjutkan 3–5 Agustus 2026 ini dipusatkan di Kantor BRI Oesao dan ditujukan untuk memudahkan masyarakat serta mahasiswa memperoleh layanan akademik tanpa harus datang ke Kantor UT Kupang. Melalui Registrasi Keliling, UT Kupang memberikan berbagai layanan, antara lain registrasi mata kuliah, konsultasi permasalahan nilai ujian dan kendala akademik lainnya, pencetakan Lembar Kemajuan Akademik Mahasiswa (LKAM), serta reset akun e-Campus. Layanan ini diperuntukkan bagi masyarakat dan mahasiswa yang berdomisili di Oesao, Camplong, Sulamu, Fatuleu, Takari, Oekabiti, dan Amabi Oefeto, dengan jam pelayanan mulai pukul 08.30 hingga 15.30 WITA. Program ini merupakan bagian dari upaya Universitas Terbuka Kupang untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat sekaligus memberikan solusi yang cepat, efektif, dan responsif terhadap berbagai kebutuhan akademik mahasiswa. Kehadiran tim UT Kupang di Kabupaten Kupang juga menjadi sarana konsultasi langsung bagi calon mahasiswa yang ingin memperoleh informasi mengenai sistem pembelajaran jarak jauh serta proses registrasi mahasiswa baru. Direktur Universitas Terbuka Kupang, Dr. Albert Gamot Malau, S.Si., M.Si., menegaskan bahwa Registrasi Keliling merupakan salah satu strategi UT dalam memperluas akses pendidikan tinggi yang berkualitas bagi masyarakat hingga ke berbagai wilayah. “Universitas Terbuka hadir untuk memberikan kemudahan layanan kepada masyarakat tanpa dibatasi oleh jarak. Melalui Registrasi Keliling di Kabupaten Kupang, kami ingin memastikan setiap calon mahasiswa maupun mahasiswa aktif memperoleh pelayanan akademik yang cepat, mudah, dan berkualitas. Program ini juga menjadi bentuk komitmen UT Kupang dalam mendukung peningkatan angka partisipasi pendidikan tinggi serta memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Terbuka,” ujar Dr. Albert Gamot Malau. Lebih lanjut, Direktur UT Kupang mengajak masyarakat Kabupaten Kupang untuk memanfaatkan layanan Registrasi Keliling sebagai kesempatan memperoleh informasi dan pendampingan secara langsung dari tim UT Kupang. Dengan pelayanan yang semakin dekat dengan masyarakat, diharapkan semakin banyak warga yang dapat mengakses pendidikan tinggi yang fleksibel, berkualitas, dan sesuai dengan kebutuhan zaman. Melalui program Registrasi Keliling, Universitas Terbuka Kupang kembali menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi negeri yang terus berinovasi dalam menghadirkan layanan pendidikan tinggi yang inklusif, fleksibel, dan berdampak, sejalan dengan semangat Diktisaintek Berdampak dan nilai KIARA, demi memperluas kesempatan belajar bagi seluruh masyarakat di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

UT Kupang Perkuat Layanan Registrasi Mahasiswa Baru Melalui Registrasi Keliling di Kabupaten Timor Tengah Selatan

Soe – Universitas Terbuka (UT) Kupang terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan tinggi melalui pelaksanaan Registrasi Keliling dalam rangka percepatan Registrasi Mahasiswa Baru (RMB) Semester 2026/2027 Ganjil di Kabupaten Timor Tengah Selatan pada 29–31 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya UT Kupang menghadirkan layanan akademik yang lebih dekat, cepat, dan mudah dijangkau masyarakat. Kegiatan dipimpin oleh Manajer Perluasan Daya Jangkau, Registrasi dan Ujian UT Kupang, Yusinta Natalia Fina, S.Sos., M.Si., bersama Dintje Juliana De Ornay, S.I.Kom. Tim memberikan layanan konsultasi mahasiswa baru, pendampingan registrasi, konsultasi permasalahan nilai ujian, serta berbagai layanan akademik lainnya di SALUT Niki-Niki, SALUT Hemart Soe, SALUT Cendana Soe, dan SALUT Soe 3. Selain itu, tim juga melakukan monitoring registrasi, verifikasi dokumen calon mahasiswa, pendampingan penggunaan sistem registrasi, serta sosialisasi mengenai sistem pembelajaran jarak jauh Universitas Terbuka. Dalam pelaksanaannya, berbagai persoalan akademik yang disampaikan mahasiswa dan pengelola SALUT turut ditindaklanjuti, mulai dari registrasi ulang mata kuliah, peningkatan IPK, layanan tutorial, pelaksanaan ujian, hingga berbagai kendala administrasi akademik. Kegiatan ini juga menjadi wadah koordinasi untuk memperkuat sinergi antara UT Kupang dan pengelola SALUT dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada mahasiswa. Direktur Universitas Terbuka Kupang, Dr. Albert Gamot Malau, S.Si., M.Si., menegaskan bahwa Registrasi Keliling merupakan bentuk nyata komitmen Universitas Terbuka dalam menghadirkan layanan pendidikan tinggi yang semakin dekat dengan masyarakat. “Melalui Registrasi Keliling di empat SALUT Kabupaten Timor Tengah Selatan, kami ingin memastikan masyarakat memperoleh akses informasi, pendampingan registrasi, serta solusi terhadap berbagai kebutuhan layanan akademik tanpa harus datang ke Kantor UT Kupang. Kehadiran UT di daerah merupakan bagian dari upaya memperluas akses pendidikan tinggi yang inklusif, fleksibel, dan berkualitas,” ujar Dr. Albert Gamot Malau. Pelaksanaan kegiatan berjalan dengan baik dan mendapat respons positif dari pengelola SALUT maupun masyarakat. Berbagai kendala administrasi dan teknis berhasil diidentifikasi untuk segera ditindaklanjuti sesuai prosedur akademik. Melalui Registrasi Keliling ini, UT Kupang berharap semakin banyak masyarakat Kabupaten Timor Tengah Selatan memanfaatkan kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Terbuka sekaligus memperoleh layanan akademik yang mudah, cepat, dan berkualitas.

Universitas Terbuka Kupang Selenggarakan Pelatihan Seni Merangkai Bunga untuk Tingkatkan Kreativitas Mahasiswa

Kupang – Universitas Terbuka (UT) Kupang terus berkomitmen menghadirkan berbagai kegiatan yang mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa, tidak hanya pada aspek akademik, tetapi juga keterampilan dan kreativitas. Sebagai wujud komitmen tersebut, UT Kupang menyelenggarakan Pelatihan Seni Merangkai Bunga pada 31 Juli 2026 yang diikuti oleh Organisasi Mahasiswa Universitas Terbuka Kupang (ORMAWA UT Kupang). Kegiatan ini menghadirkan Yulmarth Viona Yoldi Kokoh, mahasiswa UT dengan NIM 048605723, Program Studi Universitas Terbuka Sastra Inggris bidang minat Penerjemahan, sebagai instruktur. Dengan penuh antusias, instruktur membagikan pengetahuan dan teknik dasar hingga praktik merangkai bunga yang estetis, kreatif, dan bernilai ekonomi. Pelatihan berlangsung secara interaktif, di mana para peserta memperoleh pemahaman mengenai pemilihan bahan, perpaduan warna, teknik penyusunan, serta prinsip-prinsip dasar dalam menciptakan rangkaian bunga yang menarik. Selain meningkatkan kreativitas, kegiatan ini juga memberikan wawasan mengenai peluang pengembangan keterampilan yang dapat dimanfaatkan sebagai bekal kewirausahaan di masa depan. Keikutsertaan ORMAWA UT Kupang dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun karakter mahasiswa yang inovatif, produktif, dan mampu mengembangkan potensi diri di berbagai bidang. Semangat kolaborasi dan pembelajaran yang ditunjukkan para peserta mencerminkan nilai-nilai yang senantiasa dikembangkan oleh Universitas Terbuka dalam mencetak lulusan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing. Direktur UT Kupang, Dr. Albert Gamot Malau, S.Si., M.Si., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan seperti ini merupakan bagian dari pembinaan mahasiswa yang sejalan dengan visi Universitas Terbuka dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga keterampilan hidup (life skills) dan jiwa kewirausahaan. “Universitas Terbuka memberikan ruang seluas-luasnya kepada mahasiswa untuk mengembangkan potensi, kreativitas, dan bakat yang dimiliki. Pelatihan seni merangkai bunga ini menjadi contoh bahwa pembelajaran tidak hanya berlangsung di ruang akademik, tetapi juga melalui kegiatan yang mampu membentuk karakter, meningkatkan keterampilan, serta membuka peluang ekonomi kreatif bagi mahasiswa. Kami berharap ORMAWA UT Kupang terus menjadi motor penggerak lahirnya kegiatan-kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi mahasiswa maupun masyarakat,” ujar Dr. Albert Gamot Malau. Melalui kegiatan ini, UT Kupang menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program pengembangan mahasiswa yang relevan dengan kebutuhan zaman. Dengan semangat belajar sepanjang hayat, Universitas Terbuka mendorong mahasiswa untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sesuai dengan nilai-nilai yang diusung oleh Universitas Terbuka.

SOSIALISASI REGISTRASI TERINTEGRASI MR 2026 GANJIL MAHASISWA UT KUPANG PERKUAT PEMAHAMAN LAYANAN AKADEMIK DIGITAL

Kupang – Universitas Terbuka (UT) Kupang sukses menyelenggarakan Sosialisasi Registrasi Terintegrasi Masa Registrasi (MR) 2026 Ganjil bagi mahasiswa UT Kupang secara daring melalui Microsoft Teams pada 21–22 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen UT Kupang dalam meningkatkan kualitas layanan akademik serta memastikan seluruh mahasiswa memahami mekanisme registrasi terintegrasi untuk Semester 2026 Ganjil. Sosialisasi dilaksanakan dalam dua sesi untuk menjangkau seluruh wilayah layanan UT Kupang. Pada Selasa, 21 Juli 2026, kegiatan diikuti oleh mahasiswa yang berasal dari Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan (TTS), Timor Tengah Utara (TTU), Belu, Malaka, Rote Ndao, Sabu Raijua, Alor, Lembata, hingga Timor Leste. Sementara itu, pada Rabu, 22 Juli 2026, sosialisasi diikuti oleh mahasiswa dari Kabupaten Ende, Flores Timur, Sikka, Manggarai, Manggarai Timur, Manggarai Barat, Nagekeo, Ngada, Sumba Timur, Sumba Barat Daya, Sumba Barat, dan Sumba Tengah. Pada hari pertama, materi disampaikan oleh R. Bachtiar Purnama, S.Kom. sedangkan pada hari kedua disampaikan oleh Endang Gusriana Kiuk, A.Md. Kedua narasumber memberikan penjelasan secara komprehensif mengenai mekanisme Registrasi Terintegrasi, mulai dari alur registrasi matakuliah, tahapan pembayaran, validasi data mahasiswa, hingga berbagai pembaruan layanan akademik yang diterapkan pada Masa Registrasi 2026 Ganjil. Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi dan tanyajawab yang berlangsung interaktif. Mahasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengajukan berbagai pertanyaan terkait proses registrasi, kendala yang sering dihadapi, serta solusi dalam penggunaan system layanan akademik berbasis digital. Antusiasme peserta mencerminkan tingginya komitmen mahasiswa dalam memahami prosedur registrasi secara tepat sehingga dapat mengikuti proses perkuliahan tanpa hambatan administratif. Melalui kegiatan ini, Direktur UT Kupang, Dr. Albert Gamot Malau, S.Si.,M.Si. dan Manajer Perluasan Daya Jangkau, Registrasi, dan Ujian pada UT Kupang, Yusinta Natalia Fina, S.Sos., M.Si. berharap seluruh mahasiswa memiliki pemahaman yang baik mengenai proses Registrasi Terintegrasi sehingga pelaksanaan registrasi Semester 2026 Ganjil dapat berjalan lebih lancar, efektif, dan efisien. Sosialisasi ini juga menjadi wujud nyata komitmen Universitas Terbuka dalam mendukung transformasi digital layanan pendidikan tinggi terbuka danjarakjauh yang semakin modern, adaptif, serta berorientasi pada kebutuhan mahasiswa. Sebagai institusi pendidikan tinggi yang mengedepankan inovasi dan pemanfaatan teknologi, UT Kupang akan terus menghadirkan berbagai program sosialisasi dan pendampingan bagi mahasiswa guna memastikan setiap layanan akademik dapat diakses secara mudah, cepat, transparan, dan berkualitas.

UT Kupang Dan Sinode Gmit Perkuat Sinergi Untuk Perluas Akses Pendidikan Tinggi Berkualitas Di NTT

Kupang – Universitas Terbuka (UT) Kupang melaksanakan audiensi dengan Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) sebagai langkah strategis untuk memperkuat sinergi dalam memperluas akses pendidikan tinggi yang berkualitas bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT). Audiensi tersebut dihadiri oleh Direktur Universitas Terbuka Kupang, Dr. Albert Gamot Malau, S.Si., M.Si., Wakil Ketua Sinode GMIT, Pdt. Saneb Y. Ena Blegur, S.Th., serta Manajer Perluasan Daya Jangkau, Registrasi dan Ujian UT Kupang, Yusinta N. Fina, S.Sos., M.Si. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan semangat kolaborasi untuk membangun masa depan pendidikan yang lebih inklusif di NTT. Dalam audiensi tersebut, kedua institusi membahas berbagai peluang kerja sama yang dapat dikembangkan, khususnya dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi warga GMIT dan masyarakat NTT melalui sistem pembelajaran terbuka dan jarak jauh yang diselenggarakan oleh Universitas Terbuka. Kolaborasi ini diharapkan mampu membuka kesempatan belajar yang lebih luas bagi masyarakat, tanpa terkendala jarak, waktu, maupun aktivitas pekerjaan. Direktur UT Kupang, Dr. Albert Gamot Malau, S.Si., M.Pd., menyampaikan bahwa Universitas Terbuka terus berkomitmen menghadirkan layanan pendidikan tinggi yang mudah diakses, fleksibel, dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, kemitraan dengan Sinode GMIT menjadi langkah strategis dalam memperluas jangkauan layanan pendidikan sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Sementara itu, Wakil Ketua Sinode GMIT, Pdt. Saneb Y. Ena Blegur, S.Th., menyambut baik terjalinnya sinergi tersebut. Dengan jaringan pelayanan GMIT yang tersebar di berbagai wilayah NTT, kolaborasi ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi jemaat dan masyarakat dalam memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi. Sebagai perguruan tinggi negeri yang menerapkan sistem pembelajaran terbuka dan jarak jauh, Universitas Terbuka terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan layanan pendidikan dapat menjangkau seluruh pelosok daerah. Kehadiran Yusinta N. Fina, S.Sos., M.Si. selaku Manajer Perluasan Daya Jangkau, Registrasi dan Ujian turut menegaskan komitmen UT Kupang dalam memperluas akses pendidikan melalui berbagai program kemitraan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Audiensi ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan pendidikan tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan memerlukan sinergi berbagai pihak. Dari kemitraan lahir harapan, dari kolaborasi tercipta masa depan. Melalui kerja sama antara Universitas Terbuka Kupang dan Sinode GMIT, diharapkan semakin banyak masyarakat NTT yang memperoleh kesempatan meraih pendidikan tinggi berkualitas sebagai bekal membangun daerah yang lebih maju dan berdaya saing. Semangat “Bersama mencerdaskan, bersama melayani, untuk NTT yang lebih maju” menjadi landasan kolaborasi kedua institusi dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat tanpa batas.

AUDIENSI UT KUPANG DENGAN HOTEL ASTON KUPANG BAHAS PELUANG KERJASAMA PENYELENGGARAAN KEGIATAN AKADEMIK DAN KELEMBAGAAN

Kupang – Universitas Terbuka (UT) Kupang menerima kunjungan audiensi dari Hotel Aston Kupang pada Rabu, 22 Juli 2026, bertempat di Ruang Direktur UT Kupang. Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus menjajaki peluang kerjasama dalam penyelenggaraan berbagai kegiatan akademik maupun non akademik di lingkungan UT Kupang. Audiensi dihadiri oleh tim dari Hotel Aston Kupang, Direktur UT Kupang, serta para Manajer UT Kupang. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi, dengan focus pembahasan pada potensi sinergi yang dapat diwujudkan melalui kemitraan antara kedua institusi. Dalam diskusi tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai peluang kerjasama, khususnya terkait pemanfaatan fasilitas Hotel Aston Kupang sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan Universitas Terbuka Kupang. Beberapa agenda yang menjadi perhatian meliputi pelaksanaan seminar, workshop, pelatihan, rapat kerja, kegiatan akademik, hingga berbagai kegiatan kelembagaan lainnya yang memerlukan dukungan sarana dan prasarana yang representatif. Direktur UT Kupang menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan inisiatif yang dilakukan oleh pihak Hotel Aston Kupang dalam membangun komunikasi dan kemitraan dengan  Universitas Terbuka. “Universitas Terbuka senantiasa membuka ruang kolaborasi dengan berbagai mitra strategis. Kami menyambut baik audiensi ini sebagai langkah awal untuk membangun kerjasama yang saling memberikan manfaat. Harapannya, sinergi antara UT Kupang dan Hotel Aston Kupang dapat mendukung terselenggaranya berbagai kegiatanak ademik maupun kelembagaan secara profesional, nyaman, dan berkualitas,” ujar Direktur UT Kupang. Sementara itu, perwakilan Hotel Aston Kupang menyampaikan komitmennya untuk memberikan dukungan terbaik bagi berbagai kegiatan yang akan diselenggarakan oleh UT Kupang. Dengan fasilitas yang dimiliki serta pengalaman dalam mendukung berbagai agenda institusi dan pemerintahan, Hotel Aston Kupang berharap dapat menjadi mitra yang terpercaya dalam mendukung pelaksanaan kegiatan Universitas Terbuka di wilayah Nusa Tenggara Timur. Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kerjasama yang berkelanjutan antara UT Kupang dan Hotel Aston Kupang. Melalui kolaborasi yang terjalin, kedua institusi diharapkan dapat saling mendukung dalammenciptakan kegiatan yang berkualitas, profesional, dan memberikan manfaat bagi pengembangan pendidikan tinggi serta masyarakat.

UT Kupang Hadir di Saboak Market, Dekatkan Layanan Registrasi kepada Masyarakat

Kupang – Universitas Terbuka (UT) Kupang kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan layanan pendidikan tinggi yang mudah diakses masyarakat melalui kegiatan Registrasi Keliling di kawasan Saboak Market, Taman Nostalgia, Kota Kupang, pada Sabtu (18/7/2026) mulai pukul 18.00 WITA. Kehadiran UT Kupang di salah satu pusat aktivitas masyarakat tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan layanan informasi dan admisi, sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi tanpa harus datang langsung ke kantor layanan UT. Melalui layanan Registrasi Keliling, pengunjung Saboak Market dapat memperoleh informasi lengkap mengenai sistem pembelajaran di Universitas Terbuka, program studi yang tersedia, proses pendaftaran mahasiswa baru, biaya pendidikan, hingga konsultasi akademik secara langsung bersama petugas UT Kupang. Pemilihan Saboak Market sebagai lokasi kegiatan dinilai strategis karena kawasan tersebut telah berkembang menjadi ruang publik yang ramai dikunjungi masyarakat setiap akhir pekan. Selain menjadi pusat kuliner dan UMKM, Saboak kini juga menjadi ruang kolaborasi berbagai layanan publik dan aktivitas kreatif di Kota Kupang. Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat berkonsultasi secara langsung mengenai berbagai jalur penerimaan mahasiswa baru, tata cara registrasi, penggunaan platform digital MyUT, hingga memperoleh pendampingan apabila ingin langsung melakukan proses pendaftaran di lokasi. UT Kupang berharap kehadiran layanan Registrasi Keliling mampu menjangkau lebih banyak calon mahasiswa dari berbagai kalangan, mulai dari lulusan SMA/SMK, pekerja, aparatur sipil negara, hingga masyarakat umum yang ingin meningkatkan kompetensi melalui pendidikan tinggi yang fleksibel. Sejalan dengan semangat “Diktisaintek Berdampak”, Universitas Terbuka terus berinovasi menghadirkan layanan yang mudah, cepat, dan dekat dengan masyarakat. Kehadiran UT Kupang di Saboak Market diharapkan tidak hanya menjadi sarana promosi, tetapi juga membuka akses pendidikan tinggi yang inklusif bagi seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur.

SOSIALISASI REGISTRASI TERINTEGRASI MASA 2026/2027 GANJIL BERSAMA SALUT PERKUAT SINERGI LAYANAN AKADEMIK UT KUPANG

Kupang – Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan akademik dan memperkuat implementasi transformasi digital di lingkungan Universitas Terbuka, UT Kupang menyelenggarakan Sosialisasi Registrasi Terintegrasi Masa 2026/2027 Ganjil – SALUT UT KupangpadaKamis, 16 Juli 2026, pukul 13.30 WITA hinggaselesai, secara daring melalui Microsoft Teams. Kegiatan ini diikuti oleh Direktur UT Kupang, para Manajer, seluruh staf UT Kupang, serta seluruh Ketua Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) yang tersebar di berbagai kota dan kabupaten wilayah layanan UT Kupang. Sosialisasi bertujuan untuk menyamakan persepsi sekaligus meningkatkan pemahaman seluruh pemangku kepentingan mengenai implementasi system Registrasi Terintegrasi pada Masa Registrasi 2026/2027 Ganjil. Hadir sebagai narasumber dari Direktorat Teknologi Digital (DTD) Universitas Terbuka Pusat, yaitu Agung Pratama Wicaksono, S.Kom. dan SherlyYuniopenda, S.Kom. Dalam paparannya, kedua narasumber menjelaskan berbagai pembaruan pada system Registrasi Terintegrasi, mulai dari mekanisme registrasi mahasiswa, pengelolaan data akademik, alur layanan digital, hingga optimalisasi peran SALUT dalam memberikan pendampingan kepada mahasiswa selama proses registrasi berlangsung. Sesi sosialisasi berlangsung secara interaktif. Para peserta, khususnya Ketua SALUT, aktif menyampaikan berbagai pertanyaan, masukan, dan pengalaman yang dihadapi di lapangan terkait pelayanan registrasi mahasiswa.Diskusi tersebut menjadi wadah untuk menyamakan pemahaman sertamen cari solusi terhadap berbagai tantangan teknis, sehingga implementasi Registrasi Terintegrasi dapat berjalan secara optimal di seluruh wilayah layanan UT Kupang. Direktur UT Kupang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Direktorat Teknologi Digital Universitas Terbuka Pusat atas dukungan dan pendampingan yang terus diberikan kepada UT Daerah, khususnya UT Kupang, dalam mengimplementasikan system Registrasi Terintegrasi. “Registrasi Terintegrasi merupakan langkah strategis Universitas Terbuka dalam menghadirkan layanan akademik yang lebih efektif, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan mahasiswa.Melalui kegiatan sosialisasi ini, saya berharap seluruh jajaran UT Kupang dan Ketua SALUT memiliki pemahaman yang sama sehingga mampu memberikan layanan  yang cepat, tepat, serta professional kepada seluruh mahasiswa di wilayah kerja masing-masing. Sinergi antara UT Kupang, SALUT, dan UT Pusat menjadi kunci dalam mewujudkan pelayanan akademik yang semakin berkualitas,” ujar Direktur UT Kupang. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta dapat mengimplementasikan hasil sosialisasi dalam pelaksanaan layanan registrasi di unit kerja masing-masing. Dengan kolaborasi yang kuat antara UT Pusat, UT Kupang, dan SALUT, proses Registrasi Terintegrasi Masa 2026/2027 Ganjil diharapkan berlangsung lebih lancar, akurat, transparan, dan memberikan pengalaman layanan yang semakin baik bagi mahasiswa