Sumba Tengah — Universitas Terbuka (UT) terus memperkuat kontribusinya dalam pemberdayaan masyarakat melalui pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Salah satu kegiatan dilaksanakan di Desa Umbu Langgang, Kabupaten Sumba Tengah, melalui program bertajuk “Optimalisasi Nilai dan Diferensiasi Pertanian dan Perikanan Terpadu untuk Peningkatan Ketahanan Pangan dan Ekonomi Masyarakat Desa Umbu Langgang, Kabupaten Sumba Tengah.”

Kegiatan tersebut merupakan wujud nyata komitmen Universitas Terbuka dalam mengimplementasikan tridharma perguruan tinggi, khususnya dalam memberikan kontribusi terhadap peningkatan kapasitas dan kesejahteraan masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan serta potensi lokal.

Salah satu rangkaian utama kegiatan adalah penyerahan bibit ikan nila dan ikan mas kepada masyarakat Desa Umbu Langgang. Bantuan bibit tersebut diharapkan dapat menjadi stimulan bagi masyarakat untuk mengembangkan kegiatan budidaya ikan air tawar sebagai salah satu sumber pangan sekaligus alternatif usaha produktif.

Melalui kegiatan ini, Universitas Terbuka mendorong masyarakat untuk mengembangkan pola pertanian dan perikanan terpadu. Pendekatan tersebut diarahkan pada optimalisasi pemanfaatan sumber daya lokal, sehingga kegiatan pertanian dan perikanan dapat saling mendukung dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Pengembangan budidaya ikan nila dan ikan mas juga diharapkan dapat meningkatkan ketersediaan sumber protein bagi keluarga. Selain untuk memenuhi kebutuhan konsumsi, hasil budidaya berpotensi dikembangkan menjadi komoditas ekonomi melalui pengelolaan produksi, pengolahan, pengemasan, dan pemasaran yang dilakukan secara berkelanjutan.

Dalam pelaksanaan PkM, masyarakat juga diberikan penguatan mengenai pentingnya pengelolaan budidaya secara baik, termasuk pemeliharaan ikan, pemberian pakan, pengelolaan kualitas air, serta pemanfaatan sarana dan sumber daya yang tersedia di lingkungan desa.

Konsep optimalisasi nilai dan diferensiasi menjadi salah satu aspek penting dalam kegiatan ini. Masyarakat diarahkan agar tidak hanya berorientasi pada produksi, tetapi juga mampu melihat peluang untuk meningkatkan nilai tambah hasil pertanian dan perikanan. Dengan demikian, potensi lokal dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki manfaat lebih besar bagi ketahanan pangan dan peningkatan pendapatan masyarakat.

Universitas Terbuka memandang bahwa keberhasilan program pemberdayaan masyarakat membutuhkan kolaborasi dan pendampingan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, kegiatan PkM di Desa Umbu Langgang diharapkan dapat menjadi awal dari pengembangan model pemberdayaan berbasis potensi lokal yang dapat dilanjutkan dan dikembangkan oleh masyarakat secara mandiri Ungkap Ketua PkM Bapak Dr. Albert Gamot Malau.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari peran Universitas Terbuka dalam menghadirkan manfaat perguruan tinggi di tengah masyarakat. Melalui penerapan pengetahuan, inovasi, dan pendampingan, UT berkomitmen untuk terus mendukung masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal menuju kemandirian pangan dan ekonomi.

Dengan penyerahan bibit ikan nila dan ikan mas serta pengembangan konsep pertanian dan perikanan terpadu, masyarakat Desa Umbu Langgang diharapkan mampu mengoptimalkan sumber daya yang tersedia untuk menciptakan kegiatan ekonomi produktif. Program tersebut diharapkan memberikan manfaat dalam jangka pendek sekaligus menjadi fondasi bagi pengembangan usaha masyarakat yang berkelanjutan. Universitas Terbuka berkomitmen untuk terus hadir dan berkontribusi bagi masyarakat melalui kegiatan tridharma perguruan tinggi yang berdampak, berkelanjutan, dan berbasis pada kebutuhan serta potensi daerah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *